Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Bekasi menegaskan larangan partai politik maupun calon legislatif berkampanye melalui iklan di media massa. Para calon hingga pihak media diminta mentaati larangan tersebut.

Peraturan tentang larangan berkampanye melalui iklan di media massa itu tercantum dalam Pasal 276 ayat 2 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU nomor 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

Dalam aturan tersebut, berkampanye melalui iklan di media massa hanya diperbolehkan pada waktu yang telah ditentukan.

“Bahwa iklan media jaringan, media massa cetak dan elektronik baru akan dimulai dari tanggal 24 Maret – 13 April 2019. Jadi di luar itu dilarang,” kata Ketua Bawaslu Saiful Bahri kepada wartawan.

Saiful menegaskan, bagi para caleg yang ngeyel dengan tetap memasang iklan dapat dikenai sanksi karena dinilai melanggar aturan. Seluruh temuan terkait hal tersebut bakal ditindak lanjuti.

“Seluruh temuan tentang iklan media massa ini akan diteruskan ke divisi pengawasan, karena bukan pada masanya,” ucapnya.

Merunut pada UU Pemilu, pemasangan iklan caleg di media massa itu dapat dianggap sebagai kampanye di luar jadwal.

Pasal 492 UU Pemilu menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU sebagaimana dimaksud Pasal 276 Ayat 2, dapat dikenai pidana penjara maksimal 1 tahun dan denda maksimal Rp 12 juta.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi mengaku telah menerima sejumlah temuan terkait pemasangan iklan di media massa tersebut. Selanjutnya Bawaslu akan menindak temuan itu.

“Informasi awal ini akan kami lakukan investigasi dahulu, sebagai langkah kami secara prosedur kelembagaan,” tulisnya.

Terkait pemasangan iklan ini, kata Akbar, sebenarnya telah disosialisasikan. Hanya saja, masih ditemukan caleg maupun media yang nakal. “Bawaslu sudah menyosialisasikan kepada peserta pemilu pada pertemuan-pertemuan resmi baik di KPU dan Bawaslu. Namun ini kembali pada caleg serta medianya,” ucapnya. (A.riri).