Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Hujan lebat disertai angin kencang menerjang Perumahan Pasir Raya, Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Selasa (23/10) sore kemarin. Akibatnya sejumlah lapak pedagang pasar tradisional di perumahan tersebut, porak poranda.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.35 WIB,” kata Gatot, salah seorang THL dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Selasa (23/10) malam.

Dari hasil pendataannya, sedikitnya ada 13 lapak pedagang yang mengalami kerusakan. “Total ada 13 yang mengalami kerusakan karena atapnya terbawa angin,” ungkapnya.

Kondisi saat ini, sambungnya, para pedagang sudah merapihkan kembali lapak dagangan mereka dengan cara bergotong-royong dengan warga sekitar,“Termasuk ranting dan pohon tumbang yang menutupi badan jalan, sebagian juga sudah dibersihkan,” kata dia.

Gatot menambahkan, selain menerjang lapak pedagang pasar, hujan disertai angin kencang ini juga membuat satu pohon besar tumbang dan menimpa atap rumah salah seorang warga di RT 01/08 perumahan setempat. Selain itu, satu atap bangunan ruko di RT 01/13 yang terbuat dari baja ringan juga ikut tersapu angin.

“Untuk kerugian materil masih belum dapat diketahui. Tetapi yang jelas tidak ada korban jiwa ataupun korban luka akibat kejadian ini,” kata Gatot.

Sementara itu,Kepala Kepolisian Serang Baru AKP Wito, SH, Waka polsek IPTU Herry Gunawan bersama personil Posmob merasa prihatin terhadap warga langsung mengecek tkp angin puting beliung yang di sertai dengan hujan deras, Rabu (24/10) pukul 08.30 WIB

“Untuk korban meninggal dunia tidak ada, bahkan korban luka luka juga tidak ada,” kata Wito.

Lanjut Wito, akibat terjadinya bencana puting beliung,warga mengalami sejumlah kerugian berupa 5 atap ruko telaga Harmoni terbawa angin sejauh 4 meter, 15 Atap kios/lapak pedagang pasar Pasir Raya terbawa angin,”tutur Kapolsek Serang Baru, ditemui di lokasi musibah.

Upaya pihak Kepolisian dengan adanya musibah angin puting beliung ini,mendata pemilik kios/ lapak yang mengalami kerugian serta upaya membantu warga masyarakat yang sedang dalam musibah tersebut dengan melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

“Kita data warga yang mengalami kerugian,dan sebisa mungkin pihak Kepolisian membantu masyarakat dengan melakukan pengamanan di lokasi musibah. Ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya BPBD Kabupaten Bekasi, akan tetapi pihak Kepolisian juga mempunyai porsi tanggung jawab dalam hal ini, sesuai tugas dan fungsi Kepolisian yang melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Serang Baru,”Pungkas AKP Wito.(A.Riri).