Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Bupati Bekasi Dr.Neneng Hasanah Yasin melantik sebanyak 154 Kepala Desa (Kades) terpilih, hasil Pemilihan Kepala Desa Serantak, Jumat (28/9).

Dalam acara pelantikan itu, dihadiri Jajaran Anggota DPRD, Kapolres, Danrem, Dandim, Kapolsek, ASN Pemda Kabupaten Bekasi dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dalam sambutan Bupati Bekasi, berpesan agar Kepala Desa yang telah dilantik benar-benar bisa menjalankan roda Pemerintahan Desa (Pemdes) dengan sebaik-baiknya.

Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan Pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahkan, Bupati Bekasi pun meminta, Kades yang sudah dilantik tersebut harus bisa meredam suhu politik pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkades) serentak beberapa waktu lalu.

Usai melantik Kepala Desa terpilih, Bupati Bekasi melontarkan pesan-pesan yang selama ini ia harapkan,“Kades terpilih, harus bisa bekerja dengan sebaik-baiknya dan rangkul semua yang kemarin menjadi rival,” ujarnya.

”Nanti saya akan titip Rutilahu dan ingat, jangan pilah-pilih, yang keadaannya sangat susah ya dibantu, jadi saya ingin masyarakat yang sebelumnya sudah terkotak-kotak itu cair, jangan lagi ada istilah atau kata, dia mah orang si ini, dia mah orang situ dan lain sebagainya, pokoknya semua rakyat kita,” tegas Neneng.

Besar harapan Bupati Bekasi terhadap Kades terpilih, dapat menjadi agen pembaruan di desanya masing-masing, yang diantaranya dengan meningkatkan program pemberdayaan masyarakat dan membuat lingkungannya bertambah bersih.

“Jadi saya minta semuanya menjadi agen pembaruan di desanya masing-masing, sekarang infrastruktur jalan di desa kan jauh lebih baik, tinggal pemberdayaan masyarakat desanya, bagaimana mereka bisa berdaya saing dan bagaimana lingkungannya bertambah bersih,” tandasnya.

Sekedar mengetahui, Pemerintah Desa adalah Kepala Desa yang dibantu perangkat desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.

Kepala Desa atau sebutan lain adalah pejabat Pemerintah Desa yang memiliki wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan tugas dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah. (Sb).