Medialiputanindonesia.com (BEKASI) – Ribuan Guru Honorer yang menggelar aksi di gerbang Plaza Pemkab Bekasi mulai membubarkan diri. Meski demikian, perjuangan mereka belum berakhir. Para guru honorer siap untuk mogok mengajar sampai tuntutan mereka terpenuhi.

“Teman-teman sekalian, hari ini kita pulang ke rumah masing-masing tetapi jangan lakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar-red) di sekolah,” kata Ketua Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Arif Maulana saat memberi instruksi di atas mobil komando, Selasa (25/09) sore.

Hal ini berlaku bagi semua honorer. “Jika ada yang datang ke sekolah, baik penjaga, Staf TU, OPS lebih-lebih guru,maka itu penghianat! Penghianat perjuangan kita semua,” kata dia.

FPHI, lanjut Arif, dengan dibantu anggota DPRD Kabupaten Bekasi  akan melakukan negoisasasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi agar tuntutan para guru honorer terpenuhi.

“Besok ada paripurna, kami akan datang kesana tanpa saudara-saudara. Berdoa saja dirumah, berbakti kepada suami, berbakti kepada istri,” ucapnya.

Yang pasti, kata dia, jika ada pihak-pihak yang mengintimidasi perjuangan yang dilakukan para guru honorer, silahkan dilaporkan.

“Kalau ada yang mengintimidasi laporkan kepada kami. SMS dan WA (Whatsapp-red) jangan dihapus. Kita buktikan, kita yang dipecat atau dia yang dipecat,” tandasnya.

Perlahan, peserta aksi pun meninggalkan lokasi demo setelah mendengar orasi. Gerbang Plaza Pemkab Bekasi yang sempat ditutup pun akhirnya dibuka kembali. Pengendara pun sudah bisa melalui jalan tersebut.(Bc/Ar).

Baca Juga : Tuntutan Belum Terpenuhi, Guru Honorer Di Kabupaten Bekasi Sepakat Mogok Mengajar

2 KOMENTAR